Bukan Sekedar Pemimpin Boneka




IMM-BLITAR.OR.ID - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang bergerak dalam aspek kemahasiswaan. IMM juga sebagai organisasi perkaderan dan bergeraknya memiliki peran penting dalam estafet kepemimpinan  Muhammadiyah kedepan. Hal ini tidak mungkin terlepas dari peran seorang pemimpin.

Pemimpin dalam persyarikatan beserta jajaran ortomnya biasa disebut pimpinan. Artinya masing-masing dapat berkerjasama dalam fungsi dan tugas yang sama (Kolektif Koligial). Artinya yang dimaksud disini bukan hanya Ketua Umum saja, namun semua memiliki peran yang sama. 

Sosok ideal yang mampu di jadikan model sekaligus teladan adalah ketua umum, terlepas dari posisi itu semua juga harus mampu menjadi peran penting dalam pimpinan terkhusus anggota dan kadernya. Mampu menginspirasi, bergerak serta bermetamorfosis disetiap kondisi yang ada. Mampu memberikan kontribusi nyata dan sudi mentransformasikan nilai - nilai kehidupan, bukan hanya menggaungkan suara tanpa makna.

Menilik sisi lain dari pentingnya pemimpin yang mampu menguatkan pondasi dan membangun paradigma baru untuk IMM kedepannya.
"Di dalam mengembangkan amanah ikatan ini, saya berusaha menjadi sosok panutan kader yang bijak terkhusus kader IMM Blitar".
Saya sampaikan disini, bahwa saya bukan "Ketua Umum Boneka" yang bisa didekte oleh segala oknum. Karena setiap gerakan yang dilakukan, semua murni keputusan mufakat.

Logika organisasi semestinya dapat kita ketahui melalui proses belajar. Karena masing-masing orang adalah (human-control). Kesadaran dalam wacana dan gagasan seperti ini harus dimiliki setiap pengurus dan kader dimanapun bertugas dalam dakwah IMM.

Arah gerak yang telah digagaspun juga turunan dari DPD IMM, bukan semata karena gerakan formalitas saja. Tak perlu banyak cakap, tapi gerak nyata baik untuk ikatan, persyarikatan dan juga bangsa. Dari sini, marilah kita jaga konsistensi dan komitmen dalam memperjuangkan ikatan ini guna membentuk kader ikatan yang militan untuk IMM Blitar yang berkemajuan.


Blitar, 31 Januari 2018
Sukma Uli Nuha
www.imm-blitar.or.id

Tidak ada komentar