Tentang IMM Blitar (Repost)



Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Blitar (PC IMM Blitar) merupakan bagian dari DPD IMM Jawa Timur, sebuah kebanggaan bagi kami melangkah dalam dakwah bersama dengan 25 Pimpinan Cabang IMM lainnya di Jawa Timur, DPD yang menyanndang Predikat sebagai basis kader terbesar di Indonesia. Blitar secara geografis terletak di bagian selatan jawa timur ini hadir memenuhi tuntutan dakwahnya dan siap berfastabikhulKhairats demi mempertahankan perkaderan Ikatan di akar rumput.

Estafet Kepengurusan terus berlanjut dari masa ke masa. Cabang yang terbilang muda ini Deklarasi pada tahun 2014 di Nahkodai oleh Immawan Satria Jaya Purnama (Atim) sebagai ketua umum pertama. Kini IMM Blitar berada di periode 2016 – 2017 dengan Ketua Umum Sukma Uli Nuha. IMM Blitar terus bergerak membangun sinergisitas melanjutkan eksistensinya serta perluasan pada basis massa. Dengan proses serta berjalannya waktu konsistensi IMM Blitar akhirnya melahirkan 5 (lima) Komisariat baru. Rasa syukur mendalam bagi kita, yang hari ini telah menorehkan prestasi dalam Aspek perkaderan. Wujud kecintaan kepada Jas Merah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sekaligus persembahan kepada Persyarikatan Muhammadiyah di Blitar, DPD IMM Jawa Timur, dan DPP IMM.

IMM Blitar sebagai Organisasi yang baru berjalan dalam 3 (Tiga) Generasi sejak awal berdiri memiliki banyak pekerjaan yang harus segera tuntas. Salah satunya dalam konsep Sistem Perkaderan Ikatan (SPI) yang dinamis. Tentu dibutuhkan energi ekstra dalam membangun jaringan kader di kota dengan minim kampus, apalagi tidak memiliki Perguruan Tinggi Maupun Universitas Muhammadiyah di lokal Blitar. Oleh karena itu peran serta dukungan dari berbagai pihak  sangat diharapkan demi mewujudkan regenerasi IMM Blitar yang lebih baik.

Menentukan arah gerak dalam organisasi dan Pemantapan ideologi terus dilakukan dengan berbagai bentuk kegiatan kultural perkaderan dan pelatihan. Hal itu akan menjadi fokus utama PC IMM Blitar demi menjaga kelangsungan kekaderan. Grass-root terus  diberdayakan dengan tradisi kajian keagamaan dan keilmuan. IMM juga harus menunjukkan peran-peran secara realistis dan ideologis supaya IMM mampu dirasa kehadiran. Tantangan zaman adalah bagian dari petarungan elit di bidang intelektualitas. Dalam aspek perkaderan IMM Blitar harus mampu mewujudkan keberlangsungan perkaderan yang Anggun dalam moral unggul dalam spiritual. Pada aspek Ideologi IMM harus mampu mengawal Ideologis Muhammadiyah serta mampu berdiaspora dengan baik dalam persyarikatan.

Ketua Bidang
Riset Pengkajian dan Keilmuan
PC IMM Blitar


Tidak ada komentar