Soekarno : Nabi Muhammad itu Onfeilbar-Faultness





Presiden pertama Republik Indonesia, Prof. Dr. (HC). Ir. Soekarno ternyata sangat mengagumi figur Muhammad SAW sebagai seorang Nabi dan Pemimpin. Dalam buku berjudul “Bung Karno Mentjari dan Menemukan Tuhan” karya H.A. Notosoetardjo di halaman 123, Bung Karno memuji kebesaran Nabi Muhammad SAW.

Bung Karno memuji jika Nabi Muhammad itu lebih besar dari manusia besar dan lebih besar dari pemimpin besar. Bung Karno juga menyebut bahwa Nabi Muhammad adalah pemimpin yang tercerahkan oleh wahyu Allah SWT, dan menyebut Nabi Muhammad sebagai Onfeilbar-Faultness.

Onfeilbar-Faultness artinya pemimpin yang mendapat wahyu dan luput dari kesalahan. Buku yang ditulis H.A. Notosoetardjo ini terbilang buku langka karena pertama kali diterbitkan tahun 1963 dan masih menggunakan ejaan lama. Dalam buku ini secara komplit menjelaskan pandangan-pandangan Soekarno tentang Islam, Tuhan, dan pengaruhnya keduanya dalam kepemimpinannya.

Yang menarik, buku ini mengambil langsung sumber dari pidato Bung Karno sendiri, bukan atas interpretasi pakar sejarah. (*)

Tidak ada komentar